BeritaSulawesi SelatanSulsel

4 Rumah Terbakar di Panakkukang Makassar, BPBD Salurkan Bantuan untuk 22 Korban

Avatar photo
8
×

4 Rumah Terbakar di Panakkukang Makassar, BPBD Salurkan Bantuan untuk 22 Korban

Sebarkan artikel ini
4 Rumah Terbakar di Panakkukang Makassar, BPBD Salurkan Bantuan untuk 22 Korban


Presscorner.id – Sebanyak empat rumah di Jalan Adhyaksa Baru Lorong 12, RT 004/RW 004, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, hangus terbakar pada Senin (3/8/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut.

Berdasarkan asesmen sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, kebakaran berdampak pada 8 kepala keluarga (KK) atau 22 jiwa. Seluruh rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat sehingga para penyintas untuk sementara mengungsi di rumah kerabat dan warga di sekitar lokasi.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dengan mengerahkan 12 unit armada. Petugas dibantu personel BPBD Kota Makassar, TNI, Polri, Dinas Sosial, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan.

BPBD Salurkan Bantuan Darurat

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan kedaruratan kepada warga terdampak pada Senin pagi sekitar pukul 09.20 WITA.

Bantuan yang diberikan meliputi terpal, family kit, baby kit, first aid kit, sarung, pakaian, serta selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.

Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M., mengatakan pihaknya mengutamakan respons cepat agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan darurat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Setelah asesmen selesai, BPBD akan melanjutkan penanganan sesuai kebutuhan, mulai dari bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi, hingga dukungan layanan psikososial apabila diperlukan,” ujarnya.

Asesmen Masih Berlangsung

BPBD Kota Makassar masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kebutuhan riil warga terdampak. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan berikutnya bersama perangkat daerah dan instansi terkait.

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak sesuai standar keselamatan, serta segera melaporkan potensi bahaya guna mencegah kebakaran serupa.

BACA JUGA