JAKARTA, Presscorner.id – Tarif listrik per kWh PLN untuk periode 1–31 Agustus 2026 resmi berlaku dan menjadi salah satu topik yang banyak dicari masyarakat. Kabar baiknya, pemerintah memutuskan tarif listrik pelanggan subsidi maupun sebagian besar pelanggan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada periode ini.
Masyarakat pun mulai mencari informasi mengenai besaran tarif listrik per kWh sesuai golongan pelanggan, baik untuk kebutuhan rumah tangga, bisnis, industri, maupun layanan publik.
Tarif Listrik PLN Agustus 2026
Tarif listrik yang berlaku sepanjang Agustus 2026 masih mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemerintah memutuskan tarif listrik tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Dengan demikian, pelanggan PLN tidak perlu khawatir adanya penyesuaian tarif pada awal Agustus.
Daftar Tarif Listrik per kWh Agustus 2026
Berikut tarif listrik PLN yang berlaku pada Agustus 2026:
Pelanggan Rumah Tangga
- R-1/900 VA-RTM : Rp1.352 per kWh
- R-1/1.300 VA : Rp1.444,70 per kWh
- R-1/2.200 VA : Rp1.444,70 per kWh
- R-2/3.500–5.500 VA : Rp1.699,53 per kWh
- R-3/6.600 VA ke atas : Rp1.699,53 per kWh
Pelanggan Bisnis
- B-2 dan B-3 : Rp1.699,53 per kWh
Pelanggan Industri
- I-3 dan I-4 : Mengacu pada tarif yang telah ditetapkan pemerintah sesuai golongan pelanggan.
Mengapa Tarif Listrik Tidak Naik?
Pemerintah secara berkala mengevaluasi tarif listrik berdasarkan sejumlah indikator ekonomi, seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan.
Untuk periode Agustus 2026, pemerintah memutuskan tidak melakukan penyesuaian tarif, sehingga pelanggan tetap membayar listrik sesuai tarif yang berlaku pada periode sebelumnya.
Cara Mengetahui Golongan Tarif
Pelanggan dapat mengetahui golongan tarif listrik melalui:
- Rekening listrik bulanan.
- Aplikasi PLN Mobile.
- Layanan pelanggan PLN.
Mengetahui golongan tarif akan membantu pelanggan menghitung estimasi biaya listrik berdasarkan pemakaian kWh setiap bulan.
Pelanggan juga diimbau menggunakan listrik secara bijak dan efisien agar tagihan tetap terkendali meskipun tarif tidak mengalami perubahan.









