BeritaSulawesi SelatanSulsel

Cuaca Dingin Terasa di Makassar dan Sekitarnya Malam Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Avatar photo
2
×

Cuaca Dingin Terasa di Makassar dan Sekitarnya Malam Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Cuaca Dingin Terasa di Makassar dan Sekitarnya Malam Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya


Presscorner.id – Warga Makassar dan sekitarnya diperkirakan akan merasakan udara yang lebih sejuk pada Sabtu malam, 25 Juli 2026. Meski prakiraan cuaca didominasi kondisi berawan, suhu malam yang berada di kisaran 26–28 derajat Celsius dipadukan dengan angin musim kemarau membuat udara terasa lebih dingin dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Fenomena ini dirasakan tidak hanya di Kota Makassar, tetapi juga sejumlah wilayah penyangga seperti Maros, Gowa, dan Takalar. Kondisi tersebut merupakan hal yang lazim terjadi pada puncak musim kemarau.

BMKG Jelaskan Penyebab Udara Terasa Lebih Dingin

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa udara dingin pada malam hingga dini hari merupakan fenomena yang umum saat musim kemarau.

Ketika langit relatif cerah atau hanya tertutup awan tipis, panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih cepat dilepaskan ke atmosfer pada malam hari. Akibatnya, suhu udara menurun dan udara terasa lebih sejuk.

Selain itu, massa udara kering yang berasal dari Australia pada musim kemarau juga berkontribusi terhadap penurunan suhu di wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Sulawesi Selatan. Fenomena ini dikenal masyarakat sebagai bediding dan bukan merupakan kondisi yang berbahaya.

Cuaca Makassar Malam Ini Didominasi Berawan

Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca Makassar pada malam ini didominasi berawan dengan suhu berkisar 26–29 derajat Celsius. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan di Kota Makassar maupun wilayah sekitarnya.

Sementara itu, beberapa daerah di Sulawesi Selatan bagian utara dan timur masih berpotensi mengalami hujan ringan. Meski demikian, secara umum kondisi cuaca di Makassar dan kawasan sekitarnya cukup mendukung untuk aktivitas malam hari.

Masyarakat Diimbau Menjaga Kondisi Tubuh

Udara yang lebih sejuk pada malam hari dapat memberikan kenyamanan saat beraktivitas. Namun, masyarakat tetap diimbau menjaga kondisi tubuh, terutama anak-anak, lansia, dan pengendara yang beraktivitas hingga dini hari.

Bagi warga yang tinggal di daerah dataran tinggi Sulawesi Selatan, suhu udara berpotensi terasa lebih rendah dibandingkan wilayah pesisir seperti Makassar.


Catatan Redaksi: Redaksi berkomitmen menyajikan informasi yang akurat. Jika ditemukan kesalahan penulisan, penyuntingan, atau terdapat perkembangan terbaru, artikel ini akan diperbarui sesuai fakta dan data resmi yang telah diverifikasi.