BeritaSulawesi SelatanSulsel

Fakta-fakta Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar: Berawal Mati Mesin hingga Operasi SAR Berskala Besar

Avatar photo
3
×

Fakta-fakta Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar: Berawal Mati Mesin hingga Operasi SAR Berskala Besar

Sebarkan artikel ini
Fakta-fakta Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar: Berawal Mati Mesin hingga Operasi SAR Berskala Besar


Presscorner.id – Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu musibah pelayaran yang menyita perhatian publik. Kapal yang berlayar dari Pulau Jampea menuju Benteng Selayar itu dilaporkan mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya tenggelam di tengah laut, memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan nelayan.

Hingga kini, operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Berikut fakta-fakta penting yang telah dihimpun dari perkembangan penanganan insiden tersebut.

1. Berlayar dari Pulau Jampea Menuju Benteng Selayar

KM Nurul Salsa diketahui bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu, 15 Juli 2026.

Rute ini merupakan salah satu jalur transportasi laut yang menghubungkan pulau-pulau di wilayah Kepulauan Selayar dan menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat.

2. Mengalami Mati Mesin di Tengah Pelayaran

Dalam perjalanan, kapal dilaporkan mengalami gangguan mesin saat berada di sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng, tepatnya di perairan barat Pulau Polassi.

Gangguan tersebut menyebabkan kapal kehilangan kemampuan bermanuver. Di tengah kondisi cuaca dan gelombang laut yang kurang bersahabat, KM Nurul Salsa akhirnya tenggelam.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

3. Operasi SAR Libatkan Berbagai Unsur

Begitu laporan diterima, operasi pencarian langsung dilakukan oleh Basarnas Makassar bersama TNI AL, Polairud, BPBD, pemerintah daerah, dan nelayan setempat.

Sejumlah armada dikerahkan, mulai dari kapal SAR, kapal TNI AL, perahu nelayan, hingga dukungan unsur udara untuk mempercepat pencarian korban di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR juga terus memperbarui pola penyisiran berdasarkan analisis arus laut, arah angin, dan kondisi cuaca agar area pencarian lebih efektif.

4. Cuaca dan Gelombang Menjadi Tantangan Pencarian

Proses evakuasi dan pencarian korban tidak berlangsung mudah. Gelombang laut yang cukup tinggi serta perubahan cuaca menjadi kendala utama di lapangan.

Kondisi tersebut mengharuskan tim SAR melakukan evaluasi berkala terhadap wilayah pencarian demi menjaga keselamatan personel sekaligus meningkatkan peluang menemukan korban.

5. Kisah Para Penyintas Menjadi Sorotan

Di tengah tragedi tersebut, sejumlah penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah bertahan di laut hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan maupun tim penyelamat.

Kisah perjuangan para penyintas mendapat perhatian luas karena menunjukkan upaya mereka bertahan hidup di tengah kondisi laut yang sulit sebelum bantuan datang.

Sementara itu, keluarga korban yang masih belum ditemukan terus menantikan hasil pencarian yang masih berlangsung hingga saat ini.

Operasi Pencarian Masih Berlangsung

Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur dengan melibatkan seluruh unsur SAR yang berada di lapangan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga menyatakan dukungan terhadap proses pencarian dan penanganan korban.

Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi melalui keterangan resmi Basarnas dan instansi terkait karena data mengenai korban maupun hasil pencarian dapat berubah seiring berlangsungnya operasi SAR.

Tragedi KM Nurul Salsa menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya pada jalur transportasi antarpulau yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, gelombang laut, dan kesiapan armada. Perhatian publik kini masih tertuju pada upaya pencarian seluruh korban serta hasil penyelidikan yang akan mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.