BeritaSulawesi SelatanSulsel

Gubernur Sulsel Kerahkan Kapal Bersama Basarnas Cari Korban KM Nurul Salsa, Operasi SAR Jadi Prioritas

Avatar photo
4
×

Gubernur Sulsel Kerahkan Kapal Bersama Basarnas Cari Korban KM Nurul Salsa, Operasi SAR Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel Kerahkan Kapal Bersama Basarnas Cari Korban KM Nurul Salsa, Operasi SAR Jadi Prioritas


Presscorner.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan dukungan penuh terhadap operasi pencarian dan pertolongan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pemprov Sulsel terus berkoordinasi dengan Basarnas Makassar untuk mempercepat proses pencarian terhadap penumpang yang masih dinyatakan hilang.

Sejak menerima laporan kejadian, Pemprov Sulsel bersama Basarnas telah mengerahkan dukungan kapal dan personel untuk membantu operasi Search and Rescue (SAR).

“Kami berkoordinasi dan telah kerahkan kapal bersama Basarnas Makassar. Mohon doanya agar penumpang dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Andi Sudirman, Jumat (17/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar menyampaikan, pihaknya telah melaporkan perkembangan operasi SAR kepada Gubernur Sulsel.

Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Kami berharap sinergi seluruh unsur yang terlibat dapat mempercepat proses pencarian. Tim di lapangan akan terus bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” kata Arif.

24 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Berdasarkan data terbaru Basarnas hingga Kamis (16/7/2026), insiden KM Nurul Salsa melibatkan 74 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 24 orang lainnya masih dalam pencarian.

Operasi SAR terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue Pos SAR Selayar, KN SAR Kamajaya 104, KRI Marlin, KM Harapan Kita GT 104, serta dukungan pencarian melalui jalur udara menggunakan pesawat Boeing B737-200 TNI AU.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut yang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.

Kronologi KM Nurul Salsa Tenggelam

KM Nurul Salsa diketahui berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.

Dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng.

Saat kejadian, kondisi gelombang laut dilaporkan mencapai sekitar 2,5 meter sehingga proses evakuasi dan pencarian menghadapi tantangan.

Hingga kini, operasi SAR masih berlangsung sesuai rencana pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue Action Plan (SARMAP), dengan fokus utama menemukan 24 penumpang yang masih belum ditemukan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Basarnas mengimbau masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa agar seluruh korban dapat segera ditemukan.