PRESSCORNER.ID – ANKARA. Denmark menegaskan siap mempertahankan seluruh wilayahnya, termasuk Greenland, di tengah kembali menguatnya dorongan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar pulau otonom tersebut berada di bawah kendali Washington.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan negaranya siap membela setiap jengkal wilayah NATO, termasuk Kerajaan Denmark yang mencakup Greenland.
Ia kembali menegaskan bahwa Greenland bukan untuk diperjualbelikan.
“Kami siap mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO, termasuk wilayah kami sendiri. Tentu kami akan mempertahankan Kerajaan Denmark,” ujar Frederiksen di Ankara, Rabu (8/7/2026).
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Trump kembali menegaskan keinginannya agar AS menguasai Greenland.
Sikap tersebut selama ini memicu ketegangan hubungan antara Washington dan Kopenhagen, meski kedua negara sama-sama merupakan anggota pendiri NATO. Saat ini, pembahasan mengenai isu tersebut masih berlangsung melalui jalur diplomatik.
Frederiksen menegaskan, semangat NATO sejak awal adalah pertahanan kolektif, di mana seluruh anggota akan saling membantu jika salah satu negara menghadapi ancaman.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan pemerintah Denmark masih melanjutkan negosiasi dengan AS dan Greenland untuk mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Menurut Rasmussen, Denmark mengakui adanya kepentingan keamanan AS di kawasan Arktik dan siap membahasnya selama tetap menghormati batas-batas yang telah ditetapkan Kerajaan Denmark.
Ia optimistis kesepakatan dapat dicapai melalui pengembangan perjanjian pertahanan Denmark-AS tahun 1951 yang selama ini memberikan akses militer luas bagi Washington di Greenland.
Sebelumnya, Perdana Menteri Greenland pada Mei lalu juga menyatakan bahwa penambahan kehadiran militer Amerika Serikat di wilayah Arktik menjadi salah satu agenda yang sedang dibahas dalam perundingan tersebut.











