Gaya Hidup

Scaloni Kehabisan Kata-Kata, Lionel Messi Terus Ukir Rekor di Piala Dunia

Avatar photo
9
×

Scaloni Kehabisan Kata-Kata, Lionel Messi Terus Ukir Rekor di Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Scaloni Kehabisan Kata-Kata, Lionel Messi Terus Ukir Rekor di Piala Dunia


PRESSCORNER.ID – Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengaku mulai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan penampilan Lionel Messi setelah sang kapten kembali mencatatkan rekor bersejarah dalam kemenangan 3-1 atas Yordania pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).

Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Rekor tersebut tercipta setelah ia mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-80, hanya sekitar 20 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti di Dallas Stadium.


Gol itu membuat Messi melampaui catatan yang sebelumnya ia bagi bersama legenda Prancis Just Fontaine dan mantan penyerang Brasil Jairzinho.


“Situasinya sedikit membuat saya tidak nyaman ketika orang terus bertanya soal Messi karena saya sendiri tidak tahu harus berkata apa lagi,” ujar Scaloni dilansir dari Reuters.


Menurut Scaloni, Messi sebenarnya mampu bermain penuh selama 90 menit. Namun, pemain berusia 39 tahun itu memilih memberi kesempatan kepada rekan-rekannya untuk mendapatkan menit bermain sekaligus menjaga kondisi fisiknya menghadapi babak gugur.


“Hari ini dia sebenarnya bisa bermain 90 menit. Tapi dia ingin rekan-rekannya mendapat kesempatan bermain dan juga menjaga dirinya untuk pertandingan berikutnya,” kata Scaloni.


Ia menambahkan bahwa Messi tidak terlalu memikirkan berbagai rekor yang terus dibicarakan publik.


“Dia tidak terlalu memikirkan angka-angka itu. Satu-satunya kata yang bisa saya ucapkan adalah saya masih terus dibuat kagum,” tambahnya.


Kemenangan Argentina sejatinya sudah berada di tangan sejak babak pertama. Tim Tango unggul dua gol melalui tendangan bebas Giovani Lo Celso dan eksekusi penalti Lautaro Martinez.


Menariknya, kedua gol tersebut menjadi gol pertama Argentina di Piala Dunia 2026 yang tidak dicetak oleh Messi.


Namun, sang kapten tetap menutup laga dengan golnya sendiri sehingga kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi enam gol.


Pada pertandingan tersebut, Scaloni melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain utama. Ia mengaku puas karena hampir seluruh pemain mendapat kesempatan tampil.


“Saya sangat senang karena kami bisa memberikan kesempatan bermain kepada semua pemain. Itu memang menjadi target kami sejak awal,” ujarnya.


Menurut Scaloni, para pemain pelapis menunjukkan kualitas yang membuatnya semakin percaya diri menghadapi fase gugur.


“Mereka membuktikan bahwa saya bisa mengandalkan mereka. Mereka bermain sangat baik dalam pertandingan yang tidak mudah,” katanya.


Argentina selanjutnya akan menghadapi debutan Cape Verde pada babak 32 besar di Miami. Meski berstatus unggulan dan juara bertahan, Scaloni menegaskan timnya tidak akan memandang remeh lawan.


“Berdasarkan apa yang saya lihat, saya tidak terkejut mereka bisa lolos. Mereka tim yang bagus dan mampu menyulitkan semua lawannya,” ujar Scaloni.


Ia mencontohkan bahwa Spanyol maupun Uruguay gagal mengalahkan Cape Verde pada fase grup.


“Mereka tim yang cepat, bermain dengan kualitas tinggi, dan saya jamin mereka akan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi kami,” tutupnya.