PRESSCORNER.ID – Turnamen Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan sorotan besar pada para bintang utama dunia sepak bola.
Lionel Messi dan Kylian Mbappe kembali menjadi pusat perhatian setelah tampil gemilang di laga-laga awal.
Sementara sejumlah nama lain seperti Erling Haaland, Harry Kane, dan wonderkid Lamine Yamal ikut memperkuat panggung persaingan para penyerang elite dunia.
Dalam format Piala Dunia yang diperluas, FIFA berharap distribusi sorotan bisa lebih merata ke berbagai negara.
Namun, daya tarik pemain bintang tetap mendominasi perhatian penonton global, khususnya di pasar Amerika Serikat yang dikenal sangat mengapresiasi figur superstar.
Messi, yang kini berusia hampir 39 tahun, kembali menunjukkan kelasnya dengan performa impresif.
Ia mencetak hat-trick dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair dan melanjutkan performa apik dengan dua gol saat Argentina menaklukkan Austria 2-0. Tambahan gol tersebut membuat Messi kini mengoleksi 18 gol sepanjang sejarah Piala Dunia.
Di sisi lain, Mbappe juga tampil konsisten bersama Prancis. Striker Real Madrid tersebut mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1, lalu kembali mencetak dua gol ketika timnya menang 3-0 atas Irak.
Mbappe kini hanya terpaut dua gol dari Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.
Persaingan Generasi Baru
Di luar Messi dan Mbappe, perhatian juga tertuju pada generasi baru yang mulai menunjukkan kualitasnya.
Erling Haaland tampil tajam dalam debut Piala Dunia dengan empat gol dari dua pertandingan, masing-masing dua gol saat Norwegia mengalahkan Irak 4-1 dan Senegal 3-2. Performa tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu striker paling produktif di dunia saat ini.
Sementara itu, Harry Kane menambah catatan penting dengan dua gol ke gawang Kroasia, membuatnya menyamai rekor Gary Lineker dengan 10 gol di Piala Dunia untuk Inggris.
Nama muda Lamine Yamal juga mencuri perhatian setelah mencetak gol dalam kemenangan Spanyol 4-0 atas Arab Saudi.
Pemain berusia 18 tahun itu menunjukkan potensi besar sebagai penerus generasi Messi di masa depan.
Arah Turnamen Masih Terbuka
Dengan performa para bintang tersebut, peluang terjadinya final ulang antara Argentina dan Prancis kembali terbuka, mengulang duel klasik seperti di edisi sebelumnya.
Namun, turnamen ini juga berpotensi melahirkan kejutan dari generasi baru yang mulai unjuk gigi di panggung terbesar sepak bola dunia, terutama di tengah antusiasme besar publik Amerika terhadap lahirnya ikon-ikon baru olahraga global.











