ILUSTRASI. Chief Executive Officer (CEO) Airbus, Guillaume Faury, menyatakan belum melihat adanya permintaan pembatalan pesanan pesawat (Dok/AP I)
PRESSCORNER.ID – BERLIN. Chief Executive Officer (CEO) Airbus, Guillaume Faury, menyatakan belum melihat adanya permintaan pembatalan pesanan pesawat di tengah berbagai gejolak yang menghantam industri penerbangan global dalam beberapa waktu terakhir.
Berbicara dalam sebuah acara industri di Berlin pada Selasa (9/6/2026), Faury mengatakan bahwa maskapai penerbangan masih mempertahankan komitmen mereka terhadap daftar pemesanan pesawat baru, meskipun sektor ini menghadapi tekanan akibat meningkatnya biaya operasional.
Menurut Faury, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan jangka panjang terhadap pesawat komersial masih tetap kuat. Maskapai penerbangan telah melewati masa-masa yang sangat sulit dalam beberapa tahun terakhir, tetapi mereka tetap mempertahankan buku pesanan mereka.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan yang dihadapi industri penerbangan global akibat lonjakan harga bahan bakar. Kenaikan biaya tersebut dipicu oleh perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang mengganggu pasokan bahan bakar jet serta memicu disrupsi pada sejumlah koridor penerbangan utama.









