MOMSMONEY.ID – Fenomena penyanyi pop dunia Taylor Swift ternyata tak hanya menjadi bahan pembicaraan di media sosial, tetapi juga masuk ke ruang kelas perguruan tinggi.
President University menjadi kampus pertama di Indonesia yang memiliki kelas khusus yang mengkaji Taylor Swift dari berbagai perspektif akademik.
Mata kuliah ini tidak hanya membahas musik, tetapi juga pengaruh sang penyanyi terhadap ekonomi, budaya populer, komunikasi, branding, hingga perilaku sosial masyarakat.
Dosen pengampu kelas tersebut, Ferawati Natalita menjelaskan, pembelajaran berfokus pada dampak besar yang dibangun Taylor Swift dalam berbagai bidang.
“Semua ini tentang pengaruh Taylor Swift dan proyek-proyek yang ia bangun. Ia bukan hanya seorang penyanyi atau pembangun brand. Kami mempelajari perjalanan kariernya, album-albumnya beserta makna di baliknya, pencapaiannya, hingga berbagai gerakannya,” ujar Ferawati dalam keterangan resmi.
Menurut Ferawati, mahasiswa juga mempelajari fenomena Swiftonomics, yakni dampak ekonomi yang muncul dari pengaruh Taylor Swift terhadap berbagai sektor industri.
“Dari sisi ekonomi, ada juga Swiftonomics. Kami juga membahas kontroversi yang pernah muncul, termasuk bagaimana ia meresponsnya melalui lagu-lagunya dan bagaimana ia menjaga konsistensinya,” lanjutnya.
Ferawati mengatakan, kampus ingin menghadirkan pendekatan belajar yang lebih dekat dengan fenomena yang sedang berkembang di masyarakat.
“Kami ingin belajar dari hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh banyak orang,” katanya.
Melalui kelas ini, mahasiswa diajak memahami bahwa budaya populer juga dapat menjadi objek kajian akademik yang serius, mulai dari personal branding, storytelling, strategi bisnis, budaya fandom, hingga dampak ekonomi dan sosial industri kreatif global.











