PRESSCORNER.ID – LONDON. Ratusan ribu pendukung Arsenal memadati jalan-jalan di wilayah London utara pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan keberhasilan klub kesayangan mereka meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun terakhir.
Para suporter yang datang dari berbagai daerah memenuhi ruas jalan sambil bernyanyi, mengibarkan atribut klub, serta menyalakan suar merah dalam perayaan yang berlangsung meriah.
Para pemain Arsenal melakukan parade menggunakan bus atap terbuka bersama trofi Premier League yang akhirnya berhasil mereka raih kembali setelah terakhir kali mengangkatnya pada musim 2003/2004 saat era tim legendaris “Invincibles” di bawah asuhan Arsene Wenger.
Arsenal telah memastikan gelar juara sebelum pertandingan terakhir musim ini digelar setelah unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Manchester City. Pada akhir musim, pasukan Mikel Arteta menutup kompetisi dengan keunggulan tujuh poin atas City yang finis di posisi kedua.
Gelar ini menjadi trofi pertama Arsenal sejak Arteta mempersembahkan Piala FA pada musim debutnya sebagai pelatih pada 2020. Kesuksesan tersebut juga mengakhiri penantian panjang setelah The Gunners harus puas menjadi runner-up Premier League selama tiga musim berturut-turut sebelum akhirnya menjadi juara musim ini.
Kekalahan Arsenal melalui adu penalti dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions yang berlangsung di Budapest sehari sebelumnya tidak mengurangi antusiasme para pendukung. Kembang api dan suara terompet vuvuzela semakin menambah kemeriahan suasana perayaan.
“Kami memang bukan juara Eropa, tetapi kami adalah juara Inggris, dan itulah yang terpenting. Jadi kami senang bisa merayakannya bersama semua orang,” ujar Julien Guillenenat, seorang pendukung Arsenal asal Prancis.
Mathieu Garnier, suporter Arsenal berusia 44 tahun, menilai keberhasilan meraih gelar juara akan membuat timnya tampil lebih lepas pada musim depan.
“Saya merasa kami akan baik-baik saja musim depan. Rasanya seperti beban berat telah terangkat dari pundak kami dan musim ini terasa sangat menegangkan,” kata Garnier kepada Reuters.
“Tiga tahun berturut-turut finis di posisi kedua dan akhirnya tekanan itu sekarang sudah berlalu. Para pemain ini akan melesat lebih tinggi lagi. Saya percaya itu.”
Perayaan juara Arsenal juga diikuti oleh tim putri Arsenal yang musim ini sukses meraih gelar FIFA Champions Cup, menambah daftar prestasi klub di berbagai kompetisi.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, yang didatangkan dengan rekor transfer klub senilai 105 juta poundsterling (sekitar US$ 141,32 juta) pada 2023, mengatakan bahwa keberhasilan timnya menjadi jawaban bagi pihak-pihak yang selama ini meremehkan Arsenal.
“Mereka menunjuk kami dan menertawakan kami. Lalu apa yang terjadi? Sekarang mereka tidak tertawa lagi. Saya mencintai tim ini. Saya mencintai manajer ini,” kata Rice kepada Sky Sports.
“Melihat kebahagiaan yang bisa kami berikan kepada banyak orang sungguh luar biasa. Tahun depan kami akan kembali untuk meraih lebih banyak lagi.”
Optimisme serupa juga disampaikan oleh Theo Grant, pendukung Arsenal berusia 22 tahun. Ia yakin tim kesayangannya akan kembali mencapai final Liga Champions musim depan.
“Sejujurnya, ini akan memberikan motivasi yang lebih besar bagi para pemain untuk musim depan. Itu akan menjadi bagian terbaiknya,” ujar Grant.
“Kami akan berada di final di Madrid tahun depan. Saya akan membeli tiketnya!” tegasnya.











