PRESSCORNER.ID – Dampak besar “Mega Impact” diprediksi kembali mengguncang kompetisi bola voli Korea Selatan musim 2026/2027.
Melansir laporan Naver Rabu (13/5/2026), Suwon Hyundai E&C Hillstate resmi mengumumkan perekrutan Megawati Hangestri Pertiwi sebagai pemain kuota Asia untuk menghadapi musim baru V-League.
Megawati sebelumnya tampil selama dua musim bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks sejak musim 2023/2024, saat sistem kuota Asia mulai diterapkan di V-League Korea Selatan.
Selama membela Red Sparks, Megawati tampil impresif hingga disebut sebagai salah satu pemain kuota Asia terbaik sepanjang sejarah liga.
Bahkan, ia mendapat julukan “Kim Yeon-koung Indonesia” karena pengaruh besar dan kualitas permainannya.
Pada musim debutnya di V-League, Megawati langsung menjadi mesin serangan utama Red Sparks dan membawa klub tersebut finis di posisi ketiga musim reguler.
Berkat kontribusinya, Red Sparks berhasil lolos ke postseason untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Performa Megawati semakin bersinar pada musim 2024/2025. Ia menempati peringkat ketiga daftar pencetak poin dengan 802 angka dan memimpin berbagai kategori serangan, mulai dari delayed attack, open attack, hingga back-row attack.
Megawati juga sukses membawa Red Sparks menyingkirkan Hyundai E&C di playoff sebelum melaju ke final championship menghadapi Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Di partai final, Megawati mendapat sorotan besar karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung, meski bermain dalam kondisi cedera lutut kanan.
Megawati mencetak 40 poin pada gim ketiga, 38 poin di gim keempat, dan 37 poin pada gim kelima final. Namun, Red Sparks gagal meraih gelar juara.
Setelah musim berakhir, Megawati meninggalkan V-League dengan alasan ingin lebih dekat dengan keluarga, termasuk ibundanya yang saat itu sedang sakit.
Momen haru saat pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, menangis dan memeluk Megawati di bandara sempat menjadi perbincangan luas di Korea Selatan.
Kini, Megawati kembali ke V-League bersama Hyundai E&C. Klub tersebut juga merekrut outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, untuk memperkuat lini serang musim depan.
Hyundai E&C menilai kombinasi Megawati dan Jordan Wilson akan membentuk kekuatan serangan yang solid dari sisi kiri dan kanan lapangan.
“Merupakan sebuah kehormatan bisa bermain untuk klub besar seperti Hyundai E&C. Saya akan memberikan yang terbaik untuk membantu tim meraih gelar juara dengan performa yang lebih matang,” ujar Megawati.
Sementara itu, pelatih Hyundai E&C, Kang Sung-hyung, mengatakan kualitas Megawati sudah terbukti di V-League.
“Mega adalah pemain yang kualitasnya sudah teruji di liga. Dia akan menjadi aset besar, bukan hanya untuk memperkuat serangan, tetapi juga dalam pengelolaan taktik tim,” ujar Kang.
Kembalinya Megawati juga diprediksi kembali memicu “Mega Fever” di V-League. Saat bermain untuk Red Sparks, ribuan penggemar Indonesia memadati arena pertandingan dan membuat popularitas klub meningkat drastis.
Jumlah pelanggan kanal YouTube Red Sparks bahkan melonjak lebih dari 10 kali lipat, dari sekitar 30.000 subscriber.
Popularitas media sosial V-League dan Korea Volleyball Federation (KOVO) juga ikut meningkat pesat berkat efek Megawati.
Tak hanya itu, Red Sparks sempat menggelar laga ekshibisi di Indonesia dan mendapatkan manfaat pemasaran besar.
Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap merek JungKwanJang juga meningkat signifikan sejak Megawati bermain di Korea Selatan pada 2023.











