Presscorner.id – Sebanyak 281Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia mulai dari DPP, DPD dari seluruh Indonesia bersatu menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) II KSPSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta pada Kamis (12/2/2026).
DPD KSPSI Sulsel, Muh Basri Abbas SH yang turut hadir di Rakernas tersebut dalam keterangan rilisnya menyampaikan bahwa ada empat poin yang dibahas dan fokus utama adalah program kerja KSPSI tahun 2026.
“Ada empat program yang menjadi prioritas KSPSI tahun 2026 diantaranya penguatan pendidikan dan diklat kader upaya peningkatan kualitas SDM sebagai pondasi utama organisasi agar lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan regulasi serta tantangan hubungan industrial,” ungkap Basri.
Ia melanjutkan, pada Rakernas kedua peserta sepakat mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyempurnaan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Regulasi ketenagakerjaan yang diharap mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap hak-hak buruh sekaligus menciptakan kepastian hukum dalam hubungan kerja.
Kemudian yang ketiga dibahas terkait peningkatan kesejahteraan anggota melalui pengembangan koperasi serikat pekerja. Dimana koperasi dinilai dapat menjadi instrumen ekonomi berbasis solidaritas yang memberi manfaat langsung ke anggota, mulai dari akses pembiayaan hingga kebutuhan pokok.
Dan ke empat, peningkatan kemitraan dengan pemerintah pusat dan daerah. “Sinergi melalui Rakornas II dan Rakernas IV tahun 2026 ini KSPSI dengan tegas berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh secara konstitusional dan memperkuat kapasitas organisasi dari pusat hingga daerah. Hal ini kata dia penting guna memperkuat dialog sosial serta menjaga stabilitas hubungan industrial di berbagai sektor,” jelas Basri Abbas, Sabtu (14/2/2026).
Perwakilan KSPSI Sulsel itu lagi meneruskan penyampaian Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Arif Minardi di Rakornas II KSPSI menyebutkan bahwa Rakornas II KSPSI merupakan amanat AD/ART organisasi untuk membahas isu-isu strategis.
“Sekjen kami dengan tegas menyampaikan untuk fokus dalam membahas pentingnya segera menghadirkan Undang-undang Ketenagakerjaan yang adil bagi semua pihak (UU Ketenagakerjaan yang baru) ,” tegas Sekjen Arif di Rakernas,” kata Basri Abbas.
Dia menyebutkan juga bahwa bertabur tokoh nasional yang hadir di Rakernas II KSPSI, mereka adalah Wakil Ketua DPR RI Prof Sufmi Dasco Ahmad, anggota DPR RI Rieke Diah Piitaloka, kemudian APINDO dan KADIN Indonesia.
Kehadiran tokoh Nasional Wakil Ketua DPR RI Prof Sufmi Dasco Ahmad sekaligus membuka secara langsung Rakernas II KSPSI. Tak lupa Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Arif Minardi mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh nasional tersebut
“Sekjen kami menilai bahwa Wakil Ketua DPR RI Prof Sufmi Dasco Ahmad dikenal konsisten mendorong dialog sosial antara negara, dunia usaha, dan serikat pekerja. Karena itu Bapak Dasco saat pembahasan Undang-undang Cipta Kerja kala itu membuka ruang dialog dengan organisasi buruh di tengah gelombang protes. Dengan demikian Sekjen kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadirannya,” terang Basri Abbas mengutip Sekjen Arif. (*)











