Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 Gelar Launching Kedai Kupas di Desa Kalosi Alau

IMG 20260207 WA0009 1

Presscorner.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 melaksanakan kegiatan Launching Kedai Kupas sebagai sarana usaha berbasis pengelolaan sampah botol plastik di Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Kamis (06/02/2026) pukul 08.00 WITA.

Kegiatan launching ini merupakan bagian dari program kerja individu mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin yang bertujuan memperkenalkan Kedai Kupas kepada masyarakat sebagai inovasi usaha dan pelayanan berbasis lingkungan. Kedai Kupas diharapkan menjadi wadah pengelolaan sampah botol plastik yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Acara launching dihadiri oleh Kepala Desa Kalosi Alau, perwakilan Camat Dua Pitue, Kapolsek Dua Pitue, Danramil Dua Pitue, serta masyarakat Desa Kalosi Alau. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan dukungan terhadap keberlanjutan program Kedai Kupas sebagai sarana usaha berbasis pengelolaan sampah plastik.

Rangkaian kegiatan launching dimeriahkan dengan berbagai penampilan edukatif, di antaranya drama anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang mengangkat tema pelayanan di Kantor Desa Kalosi Alau dengan konsep membawa botol plastik sebagai syarat untuk mendapatkan pelayanan. Selain itu, acara juga diramaikan dengan fashion show anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) sebagai bentuk edukasi cinta lingkungan sejak usia dini melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

Penanggung jawab program kerja individu, Ira Sartika mahasiswa Program Studi Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa launching Kedai Kupas menjadi langkah awal dalam memperkenalkan konsep pelayanan dan usaha berbasis pengelolaan sampah botol plastik kepada masyarakat. “Kedai Kupas tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga media edukasi agar masyarakat terbiasa mengelola sampah plastik dengan baik dan menjadikannya bernilai guna,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalosi Alau Andi Apris, S.IP. menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Kedai Kupas. “Kami sangat mendukung hadirnya Kedai Kupas karena program ini memberikan manfaat ganda, yaitu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat desa. Semoga Kedai Kupas dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan launching berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap Kedai Kupas dapat menjadi contoh pengelolaan sampah botol plastik yang inovatif serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian Desa Kalosi Alau.

 

 

 

Anda Juga Mungkin Menyukai