Hendak Melaut Nelayan Sinjai Hilang, 3 Hari Pencarian Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Perairan Bulukumba


MEDIATA. ID – Tim SAR gabungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bulukumba setelah tiga hari lamanya berjibaku cuaca ekstrem untuk melakukan pencarian seorang anak yang di kabarkan tenggelam akhirnya berbuah hasil. Kini jasad pemuda yang diketahui identitasnya itu bernama Aidil Takbir diserahkan ke Keluarganya.

Isak tangis pecah saat proses penyerahan jenazah dari Tim SAR ke Keluarga korban, warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai sejak mendapat kabar pemuda berusia 20 tahun itu tenggelam hingga proses penyerahan jenasah pada berdatangan melayat di rumah korban. Kini jasad korban telah diterima oleh keluarganya untuk di semayamkan di rumah duka.

Sebelumnya korban dikabarkan tenggelam setelah terjatuh dari Kapal Motor 3 Putri 777 yang bergerak dari Pelabuhan Lappa. Korban sendiri yang merupakan nelayan ini hendak mencari ikan. Namun di perjalanan korban dikabarkan hilang dan informasi juga menyebutkan bahwa korban saat itu mengapung di perairan Herlan Kabupaten Bulukumba.

Tim SAR gabungan dari BPBD Sinjai berkoordinasi dengan BPBD Bulukumba dengan respon cepat terjun melakukan pencarian terhadap korban yang dikabarkan ilang sejak pada tanggal 31/2026.

“Proses pencarian pun berlangsung dengan menyisir perairan dimana sebelumnya kapal yang ditumpangi korban berlabuh. Kita mengutamakan lebih dulu keselamatan saat berhadapan dengan cuaca ekstrem,” jelas Analisis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Oktave Amir,.

Namun begitu cuaca memungkinkan lanjutnya, tim gabungan SAR kembali menyisir perairan Bulukumba. Alhasil. Jasad korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di pesiair turungan Beru, Kecamatan Herlan, Kabupaten Bulukumba pada Rabu (4/2/2026), sekira pukul 15.30 WITA.

“Jasad korban ditemukan di pesiair turungan Beru, Kecamatan Herlan, Kabupaten Bulukumba pada Rabu (4/2/2026), sekira pukul 15.30 WITA, selanjutnya dilakukan proses evakuasi dan kemudian jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Herlan untuk diperiksa. Dari sini jasad korban kemudian di bawa ke rumah duka di Lappa, Kecamatan Sinjai Utara,” pungkasnya. (*)

Anda Juga Mungkin Menyukai