Mobil Terlibat Serempet Berujung Pasutri Dianiaya Videonya Sempat Viral, Pria Pampang Diringkus


Presscorner.id – Seorang pria bertubuh tinggi besar mengenakan baju warna hitam tak bisa berkelik saat diringkus, ia tertunduk tersipu malu saat kamera menyorot dihadapannya, dalam kawalan anggota tim kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar yang menindaklanjuti laporan korbannya dalam tindak pidana penganiayaan.

Dihadapan polisi yang memeriksanya Pria baju hitam itu menyebutkan identitasnya bernama Iwan Nomba Paluno, usianya 53 tahun berdomisili di Kelurahan Pampang 2 Kecamatan Panakkukang.

Kepada polisi Iwan mengakui perbuatannya bahwa betul dirinya telah menganiaya dua orang korban pria dan wanita setelah sebelumnya terlibat adu mulut.

Polisi sebut insiden penganiayaan dilakukan terlapor (Iwan) ini terekam video hingga viral. Dari kejadian itu korban melayangkan laporan di Polsek Panakkukang, laporan korban terigestrasi dengan LP/B/32/I/2026/SPKT/Polsek Panakkukang/ Polrestabes Makassar.

“Kami tim Jatanras Polrestabes Makassar menindaklanjuti laporan pelapor dengan turun menyelidiki. Alhasil orang yang diuber-uber itu berhasil teridentifikasi tengah berada sebuah rumah di Pampang 2. Disana terlapor dibekuk selanjutnya digiring ke Polrestabes Makassar untuk dihadapkan laporannya,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, Senin (2/2/2026).

Pamen Polri Berpangkat dua bunga melati di pundaknya itu menjelaskan, ihwal kejadian itu pada Sabtu (31/1/2026) sekira pukul 19.00 Wita. Tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo. Kala itu mobil terlapor menambarak dari belakang mobil pelapor.

“Antara pelapor dan terlapor terlibat adu mulut sontak terlapor mengayunkan kepalan tangannya menonjok pelapor hingga roboh di badan jalan tidak sampai disitu. Sang istri berinisial YU melihat suaminya terjatuh ia menghampirinya, namun lagi lagi terlapor mengayunkan tangannya mengenai belakang istri pelapor (YU) sehingga pasangan suami istri berinisial SU dan YU ini menjadi korban penganiayaan dan melayangkan laporan kepolisian,” jelas AKBP Devi Sujana.

Ia menambahkan, insiden ini juga videonya viral, menurut keterangan yang diperoleh disebutkan bahwa saat kejadian, dua anak korban ada di lokasi dan diantaranya ada yang sempat merekam video. Meski demikian katanya pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut. (*)

Anda Juga Mungkin Menyukai