Presscorner.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar merespon cepat setelah menerima informasi menyebutkan adanya seorang warga tenggelam di Pantai Barombong. Tim SAR gabungan dikerahkan langsung ke lokasi dengan melakukan penyiran.
Meski situasa kondisi cuaca ekstrem tak mengurungkan niat tim penyelamat ini menghentikan pencarian. Mereka berjibaku dengan hembusan angin kencang menimbulkan ombak disekitar pertemuan arus Sungai Jebeneberang.
Dua orang personel SAR gabungan ini terus melakukan penyiran dengan menggunakan perahu karet, pencarian pun berbuah hasil. Korban yang merupakan survivor itu berhasil ditemukan oleh tim perahu karet dalam radius sekitar satu kilometer dari titik datum awal kejadian.
Korban ditemukan sudah dalam kondisi terbujur kaku dalam radius sekitar satu kilometer dari titik datum awal kejadian pada pukul 09.50 WITA, Senin (19/1/2026). Selanjutnya jasad survivor itu dievakuasi.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya SAR Universitas Hasanuddin (Unhas), Basarnas, BPBD Makassar, BPBD Gowa, Damkarmat Makassar, PMI, SAR GT TOTR, Mountain Rescue Bawakaraeng, Brimob, serta Polairud.
Hingga operasi selesai, kondisi cuaca dilaporkan hujan, sementara seluruh personel tim SAR dalam keadaan aman, sebelumnya Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu (17/1/2025) sore. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia.(*)