PALU — Wali Kota Palu diwakili Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Setda Kota Palu, Didi Bagian, membuka kegiatan training of trainers (TOT) fasilitator pencegahan perkawinan usia anak yang digelar di Gedung BPMP, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (12/8) pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Kota Palu dan dihadiri Kadis DPPA, Yudhi Riyani Firman, bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Didi Bagian menegaskan bahwa perkawinan usia anak merupakan persoalan serius yang berdampak luas, mulai dari terhentinya pendidikan, meningkatnya risiko kesehatan ibu dan anak, rentannya kekerasan dalam rumah tangga, hingga memicu kemiskinan berkelanjutan.
“Sebagai pemerintah daerah, kami berkomitmen mewujudkan Kota Layak Anak di mana setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang optimal tanpa terputus oleh perkawinan dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencegahan perkawinan usia anak membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk fasilitator yang terlatih dan memahami strategi efektif. TOT ini diharapkan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan pendekatan yang tepat dalam pendampingan masyarakat.
“Para fasilitator diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, memberikan edukasi, pendampingan, dan advokasi kepada anak, orang tua, tokoh masyarakat, maupun pihak sekolah,” pungkasnya.
(Sumber: Prokopim Setda, Tim Media Center Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu).
Sumber : Palukota.go.id