Gaya Hidup

3 Aplikasi Bantu Cegah Penyadapan HP, Cek Juga Tips Deteksi Aplikasi Tidak Resmi

Avatar photo
3
×

3 Aplikasi Bantu Cegah Penyadapan HP, Cek Juga Tips Deteksi Aplikasi Tidak Resmi

Sebarkan artikel ini
3 Aplikasi Bantu Cegah Penyadapan HP, Cek Juga Tips Deteksi Aplikasi Tidak Resmi


PRESSCORNER.ID – Intip 3 aplikasi yang membantu dalam cegah penyadapan. Keamanan HP menjadi hal penting yang perlu diperhatikan pengguna Android. Selain aplikasi resmi dari Google Play Store, pengguna juga dapat memasang aplikasi melalui file APK yang diunduh dari situs web atau sumber lain.

Namun, cara tersebut memiliki risiko karena tidak semua aplikasi berasal dari pengembang tepercaya.


Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah spyware atau perangkat lunak pengintai. Aplikasi semacam ini dapat dirancang untuk mengumpulkan informasi dari perangkat, seperti lokasi, aktivitas penggunaan, kontak, hingga data pribadi.


Dalam kondisi tertentu, spyware juga dapat memanfaatkan izin kamera, mikrofon, atau aksesibilitas untuk menjalankan aktivitas tertentu tanpa sepengetahuan pengguna.


Untuk mengantisipasi risiko tersebut, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi keamanan yang memiliki fitur pemindaian malware dan spyware. Beberapa di antaranya juga dapat memeriksa aplikasi yang dipasang dari luar Google Play Store.

Aplikasi untuk Mendeteksi Spyware di HP Android


Ada beberapa aplikasi keamanan yang dapat membantu memeriksa keberadaan perangkat lunak berbahaya di HP. Berikut pilihan yang dapat dipertimbangkan.

1. Google Play Protect


Google Play Protect merupakan fitur keamanan bawaan Android yang tersedia melalui Google Play Store. Fitur ini dapat memindai aplikasi yang terpasang di perangkat untuk menemukan aplikasi berbahaya.


Salah satu keunggulannya adalah kemampuan memeriksa aplikasi yang berasal dari luar Google Play Store. Dengan demikian, pengguna tetap dapat memperoleh pemeriksaan keamanan meskipun pernah memasang aplikasi melalui file APK.


Google Play Protect juga dapat memberikan peringatan apabila menemukan aplikasi yang berpotensi membahayakan perangkat. Dalam kondisi tertentu, sistem dapat menonaktifkan atau menghapus aplikasi berbahaya.


Cara menggunakan Google Play Protect:

  • Buka aplikasi Google Play Store.
  • Ketuk foto profil di bagian kanan atas.
  • Pilih menu Play Protect.
  • Tekan tombol Pindai.
  • Tunggu hingga proses pemindaian selesai.
  • Periksa hasil pemeriksaan dan ikuti rekomendasi keamanan yang ditampilkan.


Google Play Protect menjadi pilihan awal karena sudah tersedia di perangkat Android yang mendukung layanan Google Play dan tidak mengharuskan pengguna memasang aplikasi keamanan tambahan.

2. Malwarebytes Mobile Security


Malwarebytes Mobile Security merupakan aplikasi keamanan yang menyediakan fitur pemindaian malware dan ancaman digital lainnya.


Aplikasi ini dapat membantu mendeteksi perangkat lunak berbahaya, termasuk spyware dan aplikasi yang berpotensi tidak diinginkan. Pengguna dapat melakukan pemindaian untuk memeriksa aplikasi yang terpasang di perangkat.


Malwarebytes dapat menjadi pemeriksaan tambahan apabila pengguna merasa pernah mengunduh atau memasang APK dari sumber yang tidak dikenal.


Pengguna dapat mengunduh aplikasi melalui toko aplikasi resmi atau mengakses informasi produknya melalui situs Malwarebytes.

3. Bitdefender Mobile Security


Bitdefender Mobile Security juga dapat digunakan untuk meningkatkan perlindungan perangkat Android. Aplikasi ini menyediakan fitur pemindaian keamanan untuk membantu menemukan malware dan aplikasi mencurigakan.


Selain pemindaian, Bitdefender memiliki fitur keamanan yang dapat membantu memantau perilaku aplikasi. Salah satunya adalah App Anomaly Detection, yang dirancang untuk mendeteksi perilaku aplikasi yang tidak biasa.


Aplikasi ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan perlindungan tambahan di luar fitur keamanan bawaan Android. Namun, beberapa fitur memerlukan langganan.

Cara Mendeteksi Aplikasi Penyadap yang Terpasang dari Luar Play Store


Selain menggunakan aplikasi keamanan, pengguna perlu memeriksa daftar aplikasi dan izin akses di perangkat. Langkah ini penting karena aplikasi yang mencurigakan tidak selalu terlihat di halaman utama HP, dirangkum dari laman LifeWire.

1. Periksa Seluruh Aplikasi yang Terpasang


Aplikasi yang dipasang melalui APK belum tentu muncul di halaman utama atau layar aplikasi. Karena itu, pengguna perlu memeriksa daftar aplikasi melalui pengaturan perangkat.


Langkah-langkahnya:

  • Buka menu Pengaturan di HP Android.
  • Pilih Aplikasi atau Manajemen Aplikasi.
  • Buka daftar seluruh aplikasi yang terpasang.
  • Periksa nama aplikasi yang tidak dikenal.
  • Ketuk aplikasi tersebut untuk melihat informasi, penggunaan penyimpanan, dan izin aksesnya.


Jika menemukan aplikasi yang tidak pernah dipasang atau tidak diketahui fungsinya, jangan langsung menghapusnya. Periksa terlebih dahulu nama pengembang, sumber pemasangan, dan izin yang diminta.

2. Periksa Izin Kamera dan Mikrofon


Spyware dapat memanfaatkan izin tertentu untuk mengakses informasi dari perangkat. Karena itu, pengguna perlu memeriksa aplikasi yang memperoleh akses ke kamera dan mikrofon.

  • Buka Pengaturan.
  • Masuk ke menu Privasi atau Pengelola Izin.
  • Pilih izin Kamera.
  • Periksa aplikasi yang memiliki akses.
  • Ulangi langkah yang sama untuk izin Mikrofon.
  • Cabut izin aplikasi yang tidak membutuhkan akses tersebut.


Pengguna juga perlu memeriksa izin lokasi, kontak, SMS, dan file. Aplikasi yang tidak memiliki alasan jelas untuk mengakses informasi tersebut sebaiknya tidak diberikan izin.

3. Periksa Aksesibilitas dan Administrator Perangkat


Bagian aksesibilitas dan administrator perangkat perlu diperiksa karena keduanya dapat memberikan kemampuan khusus kepada aplikasi.


Pada beberapa kasus, aplikasi berbahaya berusaha memperoleh akses tersebut agar dapat menjalankan fungsi tertentu atau mempersulit proses penghapusan.


Untuk memeriksanya, pengguna dapat membuka:

  • Pengaturan > Aksesibilitas > Aplikasi yang diunduh atau layanan terinstal.
  • Pengaturan > Keamanan dan privasi > Aplikasi admin perangkat, atau menu serupa sesuai merek HP.


Pastikan hanya aplikasi yang benar-benar dikenal dan diperlukan yang memiliki akses khusus. Nama menu dapat berbeda pada setiap perangkat Android.

4. Periksa Aplikasi yang Memiliki Akses Notifikasi


Akses notifikasi memungkinkan aplikasi membaca informasi yang muncul dalam notifikasi perangkat. Informasi tersebut dapat mencakup pesan atau pemberitahuan dari aplikasi lain.


Untuk memeriksanya, buka pengaturan khusus akses notifikasi atau cari istilah Notification Access melalui kolom pencarian di menu Pengaturan.


Periksa daftar aplikasi yang memiliki akses tersebut. Nonaktifkan izin untuk aplikasi yang tidak dikenal atau tidak membutuhkannya.

5. Periksa Aplikasi yang Boleh Memasang APK


Android menyediakan izin khusus untuk memasang aplikasi dari sumber tertentu. Fitur ini biasanya disebut Install Unknown Apps atau Pasang aplikasi tidak dikenal.


Pengguna dapat memeriksanya melalui:

  • Buka menu Pengaturan.
  • Pilih Keamanan dan privasi atau Aplikasi.
  • Cari menu Instal aplikasi tidak dikenal.
  • Periksa aplikasi yang diizinkan memasang APK.
  • Matikan izin untuk browser, pengelola file, atau aplikasi lain jika tidak diperlukan.


Langkah ini dapat membantu mencegah pemasangan APK secara tidak sengaja dari sumber yang tidak tepercaya.