Presscorner.id — Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan cara yang nyaris sempurna. La Pulga mencetak satu gol dan mengantarkan Argentina menang 3-0 atas Benin dalam laga perpisahan di Stadion Monumental, Buenos Aires, Selasa (6/10/2026) waktu setempat.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan terakhir Messi bersama Argentina setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste. FIFA mencatat perjalanan internasional Messi berlangsung selama 21 tahun, dengan 208 penampilan dan 126 gol untuk Argentina.
Messi Cetak Gol di Laga Terakhir
Argentina sempat kesulitan membongkar pertahanan Benin pada babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Nicolás Otamendi membawa Argentina unggul sebelum Nicolás Paz menggandakan keunggulan.
Messi kemudian mendapatkan momen penutup yang istimewa.
Pada menit ke-70, kapten Argentina tersebut mencetak gol melalui tendangan penalti untuk mengubah skor menjadi 3-0. Gol itu menjadi gol ke-126 Messi untuk Argentina sekaligus gol terakhirnya dalam seragam tim nasional di hadapan publik Argentina.
Messi juga terlibat dalam dua gol sebelumnya. Ia memberikan assist untuk gol Otamendi dan Paz, sehingga terlibat langsung dalam seluruh gol Argentina pada pertandingan tersebut.
Monumental Menjadi Saksi Perpisahan Messi
Lebih dari 85.000 penonton memenuhi Stadion Monumental untuk menyaksikan pertandingan terakhir Messi bersama Argentina.
Suasana pertandingan sudah terasa emosional sejak sebelum kick-off. Tribun memberikan penghormatan kepada pemain bernomor punggung 10 tersebut, sementara sebuah jersey raksasa bertuliskan nomor 10 dan pesan “Gracias” dibentangkan di lapangan.
Messi juga mendapat penghormatan dari rekan setim dan lawan setelah pertandingan berakhir.
Momen tersebut menjadi penutup perjalanan yang dimulai ketika Messi melakukan debut senior Argentina pada 17 Agustus 2005 melawan Hungaria.
21 Tahun Messi Bersama Argentina
Perjalanan Messi bersama Argentina melewati berbagai fase.
Ia pernah menghadapi kritik berat setelah sejumlah kegagalan di final. Namun, periode tersebut akhirnya berubah setelah Messi membawa Argentina meraih sejumlah trofi penting.
Bersama tim senior, Messi memenangkan:
- Copa América 2021
- Finalissima 2022
- Piala Dunia 2022
- Copa América 2024
Sebelumnya, Messi juga memenangkan Piala Dunia U-20 2005 dan medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Argentina di level junior dan Olimpiade.
Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi puncak karier internasional Messi. Ia akhirnya mengangkat trofi yang selama bertahun-tahun menjadi target terbesar Argentina.
Bukan Pensiun dari Sepak Bola
Keputusan Messi hanya berlaku untuk Timnas Argentina, bukan berarti ia mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional.
Messi masih melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami. Kontraknya dengan klub MLS tersebut tercatat berlangsung hingga musim 2028.
Dengan demikian, penggemar masih dapat menyaksikan Messi bermain di level klub meski era La Pulga bersama Argentina telah berakhir.
Akhir Sebuah Era
Setelah peluit panjang berbunyi, Messi mendapat pelukan dari rekan-rekan setimnya. Para pemain, staf dan suporter memberikan penghormatan terakhir kepada sang kapten.
Argentina menang 3-0. Messi mencetak gol. Dan Monumental menjadi tempat berakhirnya perjalanan internasional selama 21 tahun.
Lionel Messi meninggalkan Timnas Argentina sebagai pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak negara tersebut.
Bagi Argentina, setelah ini akan dimulai era baru tanpa pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi pusat perhatian sepak bola mereka.











