PRESSCORNER.ID – BRUSSELS. Uni Eropa (UE) sepakat memperpanjang sanksi terhadap Rusia selama tiga tahun, namun mengeluarkan dua konglomerat Rusia, Alisher Usmanov dan Mikhail Fridman, dari daftar individu yang dikenai sanksi.
Kesepakatan tersebut dicapai para utusan negara anggota UE pada Selasa (22/9/2026), setelah Latvia mencabut keberatannya. Sebelumnya, Latvia menjadi negara terakhir yang menahan persetujuan perpanjangan sanksi.
Total sekitar 3.000 individu dan entitas yang masuk dalam daftar sanksi Rusia akan tetap dikenai pembatasan selama tiga tahun ke depan.
Berbeda dari sebelumnya, daftar tersebut biasanya diperbarui setiap enam bulan.
Keputusan ini masih harus melalui prosedur tertulis sebelum secara resmi diberlakukan.
Usmanov, taipan logam Rusia-Uzbek, dikeluarkan dari daftar setelah Prancis mendorong pencabutannya awal bulan ini dengan alasan keamanan nasional.
Langkah tersebut sempat mengejutkan sejumlah negara anggota UE.
Sementara itu, Luxembourg mendorong agar Fridman juga dikeluarkan dari daftar. Fridman diketahui telah mengajukan klaim senilai US$16 miliar terhadap negara tersebut.
Perpanjangan sanksi membutuhkan persetujuan bulat seluruh negara anggota UE. Latvia akhirnya memilih abstain sehingga kesepakatan dapat disahkan.











