PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Sydney dinilai masih menjadi salah satu kota global yang menarik bagi pelaku bisnis dan investor Indonesia. Selain menawarkan gaya hidup kosmopolitan, kota terbesar di Australia tersebut memiliki ekosistem bisnis yang mempertemukan modal, talenta, dan peluang investasi.
Founder dan CEO One Global Iwan Sunito mengatakan, daya tarik Sydney tercermin dari kunjungan sejumlah tokoh Indonesia dari berbagai sektor dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, kunjungan itu menunjukkan masih kuatnya minat masyarakat Indonesia untuk melihat peluang bisnis dan investasi di Sydney.
“Bagi banyak orang, Sydney adalah tempat untuk bertemu, bertukar gagasan, melihat peluang, dan memahami bagaimana sebuah kota global terus berkembang,” ujar Iwan dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026)
Salah satu kunjungan dilakukan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama delegasi Surabaya Business Forum. Kunjungan itu bagian dari Sydney Business Insights & Mini Marathon yang membahas perkembangan bisnis, investasi, pariwisata, dan Sydney.
Iwan menilai meningkatnya hubungan ekonomi Indonesia-Australia mendorong pelaku usaha Indonesia untuk melihat peluang investasi secara lebih luas, tidak hanya dari aset, tetapi juga dari konektivitas, pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan perkembangan kota.
Lebih lanjut, dia melihat Sydney memiliki daya tarik yang luas bagi masyarakat dan investor Indonesia, tidak hanya melalui properti, tetapi juga bisnis, olahraga, pendidikan, pariwisata, konektivitas, infrastruktur, dan gaya hidup. Faktor-faktor tersebut turut membentuk nilai dan peluang investasi di kota tersebut.
Pada September ini, Iwan juga bertemu dengan bertemu dengan Mari Elka Pangestu, mantan Menteri Perdagangan dan mantan Managing Director of Development Policy and Partnerships World Bank yang berkunjung ke Sydney dalam rangka mengikuti Sydney Marathon. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi keduanya bertukar pandangan mengenai perkembangan Indonesia dan Australia.
Kemudian, Iwan mengaku juga bertemu aktor laga internasional Joe Taslim bersama timnya di One Global Resorts Green Square. Menurut Iwan, kunjungan tersebut menunjukkan beragamnya alasan masyarakat datang ke Sydney, mulai dari bisnis, olahraga, hingga mengeksplorasi peluang.
Menurut Iwan, meningkatnya kunjungan masyarakat Indonesia ke Sydney juga menjadi bagian dari semakin eratnya hubungan Indonesia dan Australia. Hubungan tersebut tidak hanya terbentuk melalui perdagangan dan investasi, tetapi juga melalui interaksi antarmasyarakat.
Iwan menilai kemampuan Sydney dalam menarik talenta, modal, wisatawan, pelaku usaha, dan investor menjadi salah satu faktor yang mendukung daya saing kota tersebut dalam jangka panjang.
Sementara itu, One Global Capital terus mendorong pengembangan bisnis properti di Sydney. Salah satu portofolionya One Global Resorts Green Square yang mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Iwan mengungkapkan, hotel bintang lima tersebut membukukan tingkat okupansi rata-rata 95,07% dengan gross income sekitar AU$ 10,8 juta di paruh pertama tahun ini.
Selain mencatat kinerja operasional tersebut, One Global Resorts Green Square juga meraih penghargaan Travelers’ Choice Best of the Best 2026 dari Tripadvisor. Hotel tersebut menempati peringkat ke-11 dari 195 hotel di Sydney.
“Capaian tersebut menunjukkan performa bisnis sekaligus mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat yang datang, tinggal, bekerja, dan beraktivitas di Sydney,” pungkas Iwan.











