Olahraga

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Raih 6 Medali, 1 Perak dan 5 Perunggu

Avatar photo
2
×

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Raih 6 Medali, 1 Perak dan 5 Perunggu

Sebarkan artikel ini
Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Raih 6 Medali, 1 Perak dan 5 Perunggu


Presscorner.id — Kontingen Indonesia mengoleksi enam medali pada Asian Games 2026, terdiri dari satu medali perak dan lima perunggu. Hingga Senin (21/9/2026) pagi, Indonesia belum memperoleh medali emas.

Tambahan medali terbaru Indonesia datang dari cabang olahraga wushu melalui Eugenia Diva Widodo. Ia meraih perunggu nomor changquan putri setelah mencatat nilai 9,706 poin.

Dengan tambahan tersebut, Indonesia kini mengoleksi enam medali dan menempati posisi ke-12 dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026.

Klasemen Medali Asian Games 2026

Perolehan medali masih bergerak karena pertandingan di berbagai cabang olahraga terus berlangsung.

Untuk Indonesia, komposisinya sebagai berikut:

Posisi Negara Emas Perak Perunggu Total
12 Indonesia 0 1 5 6

Posisi klasemen dapat berubah sepanjang hari mengikuti hasil pertandingan dan tambahan medali dari masing-masing kontingen.

Daftar Medali Indonesia

Enam medali yang telah dikumpulkan Indonesia berasal dari empat cabang olahraga.

1. Sumaya — Perak

Sumaya menjadi penyumbang medali perak Indonesia dari nomor tunggal putri teqball.

Pada pertandingan final, Sumaya menghadapi wakil Myanmar, Wai Khin Hnin. Pertandingan berlangsung tiga set dengan skor 12-10, 8-12, dan 9-12 untuk kemenangan atlet Myanmar.

Hasil tersebut membuat Sumaya meraih medali perak dan menjadi penyumbang medali perak pertama Indonesia di Asian Games 2026. Olympic Council of Asia (OCA) mengonfirmasi hasil final tersebut.

2. Seraf Naro Siregar — Perunggu

Medali perunggu berikutnya berasal dari wushu. Seraf Naro Siregar finis di posisi ketiga nomor changquan putra dengan nilai 9,720 poin.

Hasil tersebut tercatat dalam laporan resmi OCA mengenai pertandingan wushu nomor changquan putra.

3. Yoga Ardika Putra — Perunggu

Yoga Ardika Putra menyumbangkan perunggu dari nomor tunggal putra teqball.

Yoga mendapatkan medali setelah lawannya dari Kuwait, Zaid Eidan, tidak dapat melanjutkan pertandingan. Hasil tersebut membuat Yoga mengamankan posisi ketiga.

4. Tim Soft Tennis Putra — Perunggu

Tim soft tennis putra Indonesia juga menyumbangkan medali perunggu.

Indonesia mencapai semifinal nomor beregu putra sebelum dikalahkan Jepang. Dalam nomor tersebut, dua tim yang kalah di semifinal mendapatkan medali perunggu sehingga Indonesia tetap membawa pulang medali dari nomor beregu putra.

5. Leica Al Humaira Lubis — Perunggu

Leica Al Humaira Lubis menambah medali dari cabang karate nomor kumite +68 kilogram putri.

Leica mencapai semifinal sebelum kemudian mengamankan perunggu. Hasil pertandingan tersebut menambah koleksi medali Indonesia di Asian Games 2026.

6. Eugenia Diva Widodo — Perunggu

Medali keenam Indonesia datang dari wushu melalui Eugenia Diva Widodo.

Eugenia mencatat nilai 9,706 poin pada nomor changquan putri dan menempati posisi ketiga.

Hasil tersebut sekaligus membuat jumlah medali Indonesia berubah dari lima menjadi enam.

Indonesia Belum Meraih Emas

Dengan komposisi 0 emas, 1 perak dan 5 perunggu, Indonesia masih menunggu medali emas pertama di Asian Games 2026.

Sebelumnya sempat muncul informasi mengenai Indonesia yang disebut telah mengoleksi lima medali emas. Namun, berdasarkan pembaruan perolehan medali pada Senin (21/9/2026) pagi, angka tersebut tidak sesuai dengan klasemen Indonesia.

Data terbaru menunjukkan Indonesia baru mengoleksi enam medali secara keseluruhan.

Perolehan Medali Indonesia

  • Emas: 0
  • Perak: 1
  • Perunggu: 5
  • Total: 6

Asian Games 2026 masih berlangsung sehingga klasemen dapat berubah seiring bertambahnya hasil pertandingan.

Presscorner.id akan memperbarui informasi perolehan medali Indonesia mengikuti hasil pertandingan dan pembaruan klasemen resmi.

Catatan: Data dalam artikel ini mengacu pada perkembangan hingga Senin pagi, 21 September 2026, sehingga jumlah medali dapat berubah setelah pertandingan berikutnya.