Presscorner.id – Borneo FC Samarinda menjadi salah satu klub Indonesia yang berpeluang mencatat sejarah pada musim 2026/2027. Pesut Etam masih memiliki kesempatan untuk meraih empat gelar (quadruple) apabila mampu tampil konsisten di seluruh kompetisi yang diikuti sepanjang musim.
Peluang tersebut muncul karena Borneo FC dijadwalkan tampil di empat ajang bergengsi, mulai dari kompetisi domestik hingga level Asia. Meski tantangannya tidak ringan, skuad Pesut Etam dinilai memiliki modal untuk bersaing setelah menunjukkan performa kompetitif dalam beberapa musim terakhir.
Mengapa Borneo FC Berpeluang Raih Empat Gelar?
Tidak seperti klub yang hanya fokus di kompetisi domestik, Borneo FC musim ini memiliki agenda yang padat. Mereka masih berpeluang menjadi juara di empat kompetisi berbeda apabila mampu melaju hingga babak final dan keluar sebagai kampiun.
Empat kompetisi tersebut menjadi alasan mengapa Borneo FC disebut sebagai salah satu kandidat klub Indonesia yang masih memiliki peluang meraih quadruple musim ini.
1. Super League 2026/2027
Kompetisi liga menjadi target utama Borneo FC. Setelah beberapa musim selalu bersaing di papan atas, Pesut Etam kembali mengusung ambisi menjadi juara Super League.
Persaingan diprediksi berlangsung ketat dengan kehadiran klub-klub seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Dewa United, Persija Jakarta, dan Bali United yang sama-sama memburu gelar juara.
2. ASEAN Club Championship (Shopee Cup)
Selain kompetisi domestik, Borneo FC juga tampil di ASEAN Club Championship (Shopee Cup). Turnamen antarklub Asia Tenggara ini mempertemukan wakil terbaik dari Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, hingga Filipina.
Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk membuktikan kualitasnya di level regional sekaligus mempersembahkan trofi internasional pertama bagi klub.
3. AFC Challenge League
Di level Asia, Borneo FC akan berlaga di AFC Challenge League. Bahkan, Stadion Segiri ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah fase grup, sehingga memberikan keuntungan tersendiri bagi Pesut Etam saat menjalani pertandingan kandang.
Apabila mampu melangkah jauh di kompetisi ini, Borneo FC tidak hanya berpeluang meraih gelar Asia, tetapi juga membuka jalan menuju kompetisi antarklub Asia dengan level yang lebih tinggi pada musim berikutnya.
4. League Cup
Peluang terakhir datang dari League Cup, kompetisi sistem gugur yang memberi kesempatan tambahan bagi klub-klub Super League untuk memburu trofi.
Meski setiap pertandingan bersifat hidup-mati, turnamen ini menjadi peluang besar bagi Borneo FC untuk melengkapi koleksi gelar apabila mampu menjaga konsistensi sepanjang musim.
Jadwal Padat Jadi Tantangan
Perjalanan menuju quadruple tentu tidak mudah. Borneo FC harus membagi fokus antara kompetisi domestik, ASEAN Club Championship, dan AFC Challenge League.
Rotasi pemain, kebugaran skuad, serta kemampuan menjaga konsistensi akan menjadi faktor penting apabila Pesut Etam ingin tetap bersaing di semua ajang hingga akhir musim.
Mampukah Pesut Etam Cetak Sejarah?
Secara matematis, peluang Borneo FC meraih empat gelar masih terbuka. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan performa yang stabil, kedalaman skuad yang memadai, serta kemampuan melewati jadwal padat sepanjang musim.
Jika mampu mengatasi setiap tantangan tersebut, Pesut Etam berpeluang mencatatkan salah satu prestasi terbesar dalam sejarah klub sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia.











