Presscorner.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) segera mengeksekusi proyek fisik, khususnya renovasi sekolah, guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.
Penumpukan proyek dinilai kerap berdampak pada penurunan kualitas hasil pembangunan. Karena itu, DPRD meminta percepatan realisasi sejak awal tahun.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Azhari Ilham, menegaskan bahwa proses harus segera beralih dari tahap perencanaan ke pelaksanaan di lapangan.
“Kami minta kegiatan seperti renovasi sekolah itu sudah dimulai sejak awal, supaya progresnya jelas dan tidak menumpuk di akhir tahun,” ujar Ari, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, percepatan renovasi memiliki urgensi tinggi, terutama untuk menunjang kenyamanan siswa dalam proses belajar. Ia berharap fasilitas pendidikan sudah siap sebelum tahun ajaran baru dimulai.
“Sangat baik jika saat momen penerimaan siswa baru nanti, ruang kelas sudah diperbaiki dan lebih nyaman digunakan,” tambahnya.
Selain infrastruktur, Komisi D juga memberi perhatian pada program seragam sekolah gratis. DPRD mengingatkan agar keterlambatan distribusi yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak kembali terulang.
Beberapa hal yang ditekankan antara lain:
- Proses pengadaan harus dimulai sejak dini
- Distribusi ditargetkan tepat waktu sebelum siswa masuk sekolah
- Evaluasi menyeluruh terhadap kendala teknis sebelumnya
Terkait rendahnya serapan anggaran pada awal tahun, Ari menilai kondisi tersebut masih wajar karena didominasi belanja rutin. Meski demikian, ia menekankan agar transisi menuju pekerjaan fisik tidak berlarut-larut.
“Memang di triwulan pertama ini belum ada pekerjaan fisik yang berjalan. Masih fokus pada perencanaan dan belanja rutin. Tapi setelah ini harus masuk tahap pelaksanaan secara masif,” pungkasnya. (*)












